Algoritma pseudo code

Nama : Muhamad Moreno Nasution

Kelas : XII MIPA 8

Kelompok : CINDY ANASTASIA

                     GHANI FALIH

                     MORENO NASUTION

                      RADITYA ADDIN H


A. CONTOH 1


Terdapat dua buah, yang pertama yaitu manggis dan yang kedua yaitu anggur. Buah manggis harganya mungkin sama dengan harga buah anggur mungkin juga lebih tinggi ataupun lebih rendah. Tentukan harga yang paling tinggi! Eksekusi akan menghasilkan dua kemungkinan menuliskan a jika a> b, atau menuliskan b jika b> a. Tidak mungkin keduanya.




Jawab:




Algoritma : 


Start


a = harga manggis


b = harga anggur


Harga manggis, anggur : integer


Input (a,b)


Depend On (a,b)


a ≥ b : Output (a) 


a > b : Output (b)


End




Pseudo code : 


1. Tentukan atau inisiasi bentuk harga manggis dan harga anggur. 


penjelasan : (a) adalah manggis dan (b) adalah anggur. Karena harga merupakan bilangan, maka harga merupakan integer


2. Masukkan harga manggis dan anggur


3. Jawaban bergantung dengan nilai (a) dan (b)


4. Jika a≥b maka output atau nilai yang lebih besar atau sama dengan b adalah a


5. Jika a>b maka output atau nilai yang lebih besar adalah b




B. CONTOH 2


Dibaca sebuah harga berupa bilangan bulat, yang mewakili diskon pada total belanjaan. Harus dituliskan diskon yang didapat pada total belanjaan itu.




Spesifikasi :


Input : Total Belanja (integer)


Proses : Menuliskan diskon yang didapat berdasarkan total belanjaan.


Output : 


'Diskon 10000' jika Total Belanja >= 50000


'Diskon 25000' jika Total Belanja >= 100000


'Tidak diskon' jika Total Belanja < 50000




1. Algoritma :


Input (Total Belanja)


IF (Total Belanja >= 50000) THEN


Output ('Diskon 10000')


Else IF (Total Belanja >= 100000) THEN


Output ('Diskon 25000')


Else


Output ('Tidak diskon')




2. Pseudocode :


Inisiasi total belanja (karena total belanjaan adalah bilangan maka gunakan integer)


Masukkan harga total belanjaan


Jawaban bergantung pada nilai total belanjaan


Jika total belanjaan lebih dari sama dengan 50000 maka diskon 10000


Jika total belanjaan lebih dari sama dengan 100000 maka diskon 25000


Jika total belanjaan kurang dari 50000 maka tidak mendapat diskon




C. CONTOH 3




Kesimpulan:Algoritma dua kasus adalah pendekatan yang menangani dua situasi berbeda dengan langkah-langkah yang sesuai untuk masing-masing kasus, membantu mengoptimalkan solusi sesuai kondisi yang ada




Contoh Algoritma Menghitung Biaya Pengiriman Barang :


If (berat barang > 1 kg), Then biaya pengiriman adalah Rp 10.000.


Els


If (berat barang > 1 kg), Then biaya pengiriman adalah Rp 15.000.


END




Contoh Psecode:




ALGORITMA Menghitung_Biaya_Pengiriman


Input: Berat barang dalam kilogram (kg)


Output: Biaya pengiriman dalam Rupiah (Rp)


1. BACA berat_barang


2. JIKA berat_barang < 1 THEN


     SET Biaya_pengiriman = 10000


   ELSE


     SET Biaya_pengiriman = 15000


   END JIKA


3. TULIS "Biaya pengiriman adalah Rp " + Biaya_pengiriman


D. CONTOH 4

Contoh 4 :


Dibaca 3 buah bilangan bulat a, b, dan c. Harus dituliskan secara terurut mulai dari terkecil sampai dengan terbesar. Ketiga bilangan yang dibaca selalu berlainan harganya (a≠b≠c)


Algoritma :


Input (a, b, c)


Depend On (a, b, c)


a<b<c: output (a, b, c)


a<c<b : output (a, b, c)


b<a<c : output (b, a, c)


b<c<a : output (b, c, a)


c<a<b : output (c, a, b)


c<b<a : output (c, b, a)




Pseudo code :


Jika a < b dan b < c:


    Tampilkan a, b, c




Jika a < c dan c < b:


    Tampilkan a, c, b




Jika b < a dan a < c:


    Tampilkan b, a, c




Jika b < c dan c < a:


    Tampilkan b, c, a




Jika c < a dan a < b:


    Tampilkan c, a, b




Jika c < b dan b < a:


    Tampilkan c, b, a




Contoh : 


Algoritma :


Input (harga_telur, harga_sayur, harga_tempe)


Depend On (harga_telur, harga_sayur, harga_tempe)


Jika harga_telur < harga_sayur < harga_tempe: output (harga_telur, harga_sayur, harga_tempe)


Jika harga_telur < harga_tempe < harga_sayur: output (harga_telur, harga_tempe, harga_sayur)


Jika harga_sayur < harga_telur < harga_tempe: output (harga_sayur, harga_telur, harga_tempe)


Jika harga_sayur < harga_tempe < harga_telur: output (harga_sayur, harga_tempe, harga_telur)


Jika harga_tempe < harga_telur < harga_sayur: output (harga_tempe, harga_telur, harga_sayur)


Jika harga_tempe < harga_sayur < harga_telur: output (harga_tempe, harga_sayur, harga_telur)


Pseudo code :




Jika harga telur < harga sayur dan harga sayur < harga tempe:

Urutan harga: Telur, Sayur, Tempe


Jika harga telur < harga tempe dan harga tempe < harga sayur:

Urutan harga: Telur, Tempe, Sayur


Jika harga sayur < harga telur dan harga telur < harga tempe:

Urutan harga: Sayur, Telur, Tempe


Jika harga sayur < harga tempe dan harga tempe < harga telur:

Urutan harga: Sayur, Tempe, Telur


Jika harga tempe < harga telur dan harga telur < harga sayur:

Urutan harga: Tempe, Telur, Sayur


Jika harga tempe < harga sayur dan harga sayur < harga telur:

Urutan harga: Tempe, Sayur, Telur


Kesimpulan




Dalam rangka menggambarkan urutan harga dari tiga item—telur, sayur, dan tempe—terdapat enam skenario perbandingan harga yang telah disebutkan. Kesimpulannya, urutan harga ini sangat bergantung pada perbandingan relatif antara harga-harga tersebut. Setiap urutan mencerminkan cara posisi harga setiap item dapat berubah berdasarkan perbandingan yang diberikan dalam kondisi-kondisi tersebut. Dengan demikian, urutan harga ketiga item tersebut dapat bervariasi tergantung pada hubungan harga-harga dalam setiap situasi yang dijelaskan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas informatika